Seperti halnya fotografi, tidak semua orang memiliki keterampilan untuk menulis dengan baik. Cara menulis email marketing berbeda dengan cara menulis memo atau dokumen. Anda mungkin dapat menulis sebuah buku, tapi itu tidak berarti Anda dapat menulis dengan baik untuk sebuah email marketing. Jika Anda ragu dan butuh bimbingan, coba pertimbangkan untuk menyewa seorang editor untuk memoles materi teks Anda.

Berikut adalah beberapa saran sebelum Anda menulis materi email Marketing:

Selalu ingat untuk menggunakan gaya penulisan yang sesuai dengan target penerima email Anda. Cari tahu apa yang mereka inginkan. Hindari penggunaan bahasa bisnis yang terlalu resmi dan membingungkan. Ingat, si penerima email tidak bekerja di tempat Anda dan tidak memahami istilah yang Anda gunakan antar sesama rekan kerja. Mereka adalah pembeli produk atau jasa Anda.

Lakukan hal berikut:

  1. Buat draft terlebih dahulu.
  2. Persingkat pesan Anda menjadi hanya setengahnya saja
  3. Persingkat pesan Anda menjadi hanya setengahnya saja (lagi)
  4. Sekarang tambahkan daftar bullet atau bernomor .
  5. Revisi kembali tulisan Anda.

Membaca teks pada layar komputer maupun smartphone sangat melelahkan. Akibatnya, membaca sejumlah teks yang panjang dapat sangat menjengkelkan. Pembaca biasanya hanya memperhatikan beberapa poin tertentu saja dalam teks. Itu sebabnya penggunaan block quote, bullet atau ikon sangat membantu, karena lebih mudah untuk ditemukan mata.

Tips Anda

Apakah anda juga memiliki kiat-kiat lain dalam menulis? Jika Ada, berbagi dengan kami melalui comment di bawah.

2 thoughts on “Menulis Email Marketing Berbeda dengan Cara Menulis Memo atau Novel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *