Anda membuat pesan komersil dengan tulisan/artikel yang bagus, menggunakan gambar yang indah, lalu Anda kirim ke pelanggan email newsletter. Anda berharap orang yang melihat akan tertarik untuk meng-klik link yang akan mengantarkan mereka ke website Anda (landing page). Tapi ternyata, jumlah orang yang klik lebih rendah dari yang Anda inginkan.

Mengapa? Masalahnya mungkin terletak pada pesan “Call to action” (CTA) yang anda gunakan. Apakah menggunakan tombol sebagai CTA dapat meningkatkan jumlah klik jika dibandingkan menggunakan link teks standar? Mari kita lihat mana yang terbaik.

Berikut adalah versi email dengan link teks sebagai CTA:

links2

Di bawah ini adalah versi email dengan tombol sebagai CTA:

links1

Hasilnya? Menggunakan CTA dengan tombol meningkat 28% pada jumlah klik.

 

Mengapa tombol meningkatkan jumlah klik?

Tombol dan link memiliki teks (Copy) yang sama dan link URL yang sama, lalu mengapa terdapat beda?

Sebuah penelitian menunjukkan, kebanyakan orang lebih menyukai untuk memindai (scan) email daripada membaca email, kata demi kata. Inilah sebabnya, menggunakan tombol untuk mengajak mereka untuk meng-klik link akan lebih efektif dan mudah terlihat dibandingkan menggunakan link teks yang sering kali terabaikan.

Hal ini dimungkinkan karena tombol memiliki sejumlah atribut unik yang tidak dimiliki link teks:

  • Ukuran: Desain tombol jauh lebih besar daripada teks, sehingga mudah ditemukan oleh mata saat memindai (scan) email.
  • Desain: Tombol sering memiliki elemen desain yang tidak dimiliki link teks, seperti bayangan (shadow), gradien dan efek lainnya. Hal ini dapat membuat tombol lebih menonjol.
  • Warna: Tombol bisa menggunakan warna yang berbeda dengan latar belakang dan teks / naskah. Sifatnya yang kontras ini akan menarik mata dan membuat pembaca mudah untuk melihatnya, lagi dan lagi.
  • Spasi: letak Tombol biasanya diatur jauh dari unsur-unsur lain dalam email, sehingga keberadaannya bebas dari gangguan elemen lain.

Menggunakan tombol sebagai elemen CTA dapat membantu meningkatkan tingkat jumlah klik pada email marketing Anda. Cobalah membandingkannya sendiri. Dan, beritahu kami jika Anda melihat perbedaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *